subakir

subakir

Sabtu, 17 Desember 2011

kritik sastra feminis


KRITIK SASTRA FEMINISME
Kritik ini berawal dari hasrat para feminis untuk mengkaji karya penulis-penulis wanita di masa silam dan untuk menunjukkan citra wanita dalam karya penulis-penulis pria yang menampilkan wanita sebagai makhluk yang ditekan, disalahtafsirkan, serta disepelekan oleh tradisi patriarkal yang dominan. Hasrat pertama didasari oleh perasaan cinta dan setia kawan terhadap penulis-penulis wanita. Hasrat kedua didasari oleh perasaan prihatin dan amarah.
SEJARAH GERAKAN FEMINISME
Ø  Konvensi Seneca Falls Tahun 1848 yang dipelopori oleh Elizabeth Cady Stanton, Lucretia Mott, dan Susan B. Anthony, berhasil menggalang dukungan bagi tuntutan mereka agar wanita diberi hak yang sama (dalam bidang hukum, ekonomi, dan sosial). Usaha mereka ini banyak mendapat tantangan dari “nilai-nilai Victoria” yaitu wanita harus menjaga kesalehan dan kemurnian mereka, bersikap pasif dan menyerah, rajin mengurus keluarga dan rumah tangga.
Ø  Tahun 1860-an melakukan upaya untuk memperoleh hak politik dan pendidikan yang memunculkan perguruan tinggi khusus untuk perempuan seperti Vassar College, Smith College, Wellesley College, dan Bryn Mawr College.
Ø  Tahun 1870 sebanyak 11.000 wanita muda terdaftar di 582 PT dan pada tahun 1900 tercatat 40% lulusan PT adalah wanita.
Ø  Tahun 1920 memperoleh hak memilih dan dipilih, setelah memperoleh pendidikan yang baik, dan mengambil alih berbagai pekerjaan yang ditinggalkan laki-laki yang pergi berperang pada PD I.
Ø  Tahun 1920-1930 Wanita Amerika cenderung kembali ke lingkungan domestik, tidak ikut bersaing dengan kaum pria dalam bidang politik maupun bisnis, dan mengalihkan perhatian ke bidang kesejahteraan wanita dan anak yang meliputi bidang pendidikan dan kesehatan.
Ø  Tahun 1963 terbit buku The Feminine Mystique, karya Betty Friedan (Ahli sosiologi dan aktivis Feminisme) yang menandai munculnya gerakan feminisme gelombng kedua di Amerika.
RAGAM KRITIK SASTRA FEMINIS
ž  Kritik ideologis
Kritik sastra yang melibatkan wanita sebagai pembaca. Pusat perhatiannya pada citra serta stereotipe wanita dalam karya sastra, selain itu juga dimungkinkan untuk meneliti kesalahpahaman tentang wanita dan sebab-sebab mengapa wanita sering tidak diperhitungkan, bahkan nyaris diabaikan sama sekali dalam kritik sastra
ž  Gynocritics atau Ginokritik
Mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendasar, seperti apakah penulis wanita merupakan kelompok khusus, dan apa perbedaan antara tulisan wanita dan tulisan laki-laki. Dalam ragam ini termasuk penelitian tentang sejarah karya sastra wanita, gaya penulisan, tema, genre, dan struktur tulisan wanita.
ž  Kritik sastra feminis-sosialis (feminis-marxis)
 Meneliti tokoh-tokoh wanita dari sudut pandang sosialis, yaitu kelas-kelas masyarakat. Dalam masyarakat patriarkal wanita dimasukkan ke dalam lingkungan yang terbatas (mengurus rumah tangga) sedangkan laki-laki menguasai lingkungan dan kehidupan di luar rumah.
ž  Kritik sastra feminis-psikoanalitik/kritik sastra feminis-lesbianisme
Kritik ini diterapkan pada tulisan-tulisan wanita, karena para feminis percaya bahwa pembaca wanita biasanya mengidentifikasikan dirinya dengan atau menempatkan dirinya pada si tokoh wanita, sedangkan tokoh wanita itu pada umumnya merupakan cermin penciptanya .
ž  Kritik sastra feminis-ras
Etnisitas atau kesukuan mengacu kepada orientasi kebudayaan seseorang yang dibentuk oleh tradisi dan pengalaman yang berkaitan dengn suku tersebut .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar